Cara Publikasi Jurnal Scopus: Panduan Step-by-Step Lengkap untuk Pemula 2026
Juni 2026 · 14 menit membaca · 480+ Artikel Berhasil Terbit
Cara publikasi jurnal scopus terlihat rumit bagi banyak akademisi pemula. Prosesnya panjang, persyaratannya ketat, dan bahasa pengantarnya (Inggris) menambah tantangan. Tapi dengan panduan yang tepat, proses ini bisa dijalani dengan lebih terstruktur dan percaya diri.
Artikel ini adalah panduan terlengkap cara submit jurnal scopus dari nol — mulai dari menyiapkan naskah, memilih jurnal yang tepat, proses submit, review, revisi, hingga artikel resmi terbit dan terindeks Scopus.
📋 Daftar Isi
1. Syarat Artikel Bisa Diterima di Jurnal Scopus
Sebelum bicara cara publikasi, pahami dulu standar minimum yang diharapkan:
- Orisinalitas — penelitian harus original, bukan duplikasi atau plagiarisme. Similarity index Turnitin idealnya di bawah 15%
- Metodologi yang kuat — desain penelitian, analisis data, dan kesimpulan harus logis dan konsisten
- Kontribusi nyata — artikel harus menambah pengetahuan baru, bukan sekadar mengulang yang sudah ada
- Bahasa Inggris akademik yang baik — grammar, vocabulary, dan academic writing style harus sesuai standar internasional
- Format sesuai author guideline — setiap jurnal punya aturan format yang berbeda dan WAJIB diikuti
- Referensi yang relevan dan mutakhir — idealnya 80% referensi dari 5 tahun terakhir
2. 8 Langkah Cara Publikasi Jurnal Scopus
Siapkan dan Sempurnakan Naskah Artikel
Sebelum memikirkan jurnal mana yang dituju, pastikan naskahmu sudah solid. Struktur standar artikel jurnal Scopus: Title → Abstract → Keywords → Introduction → Literature Review → Methodology → Results → Discussion → Conclusion → References.
Pilih Jurnal Scopus yang Tepat
Ini adalah langkah paling menentukan. Kriteria memilih jurnal:
– Scope jurnal sesuai bidang ilmu artikelmu
– Quartile sesuai kebutuhan (Q1–Q4)
– Waktu proses sesuai deadline
– Impact Factor relevan
– Tidak masuk daftar predatory (cek di Beall’s List)
Pelajari Author Guideline Jurnal
Setelah memilih jurnal, download dan baca author guideline-nya secara menyeluruh. Perhatikan: format file (Word/LaTeX), template yang disediakan, gaya referensi (APA/Harvard/Vancouver), panjang abstrak, jumlah kata maksimal, dan format gambar/tabel.
Edit & Sesuaikan Naskah dengan Template
Sesuaikan naskahmu dengan template jurnal yang dipilih. Ini termasuk: struktur sections, format heading, gaya penulisan in-text citation, format daftar pustaka, ukuran font, margin, dan lain-lain.
Cek Plagiarisme & Proofread Bahasa Inggris
Gunakan Turnitin atau iThenticate untuk cek similarity. Minta native speaker atau academic proofreader untuk memeriksa bahasa Inggrismu — ini investasi kecil yang bisa menentukan diterima atau ditolaknya artikelmu.
Submit Artikel ke Editorial System
Hampir semua jurnal Scopus menggunakan sistem online (ScholarOne/Manuscript Central, Editorial Manager, Open Journal Systems). Daftarkan akun, isi metadata artikel, upload naskah + cover letter + declaration of authorship.
Ikuti Proses Review & Lakukan Revisi
Setelah submit, artikel akan melalui: Initial Check (editor) → Peer Review (2–3 reviewer) → Decision (Accept/Major Revision/Minor Revision/Reject). Jika diminta revisi, buat response to reviewers yang detail dan profesional.
✅ Terima LoA dan Tunggu Penerbitan
Setelah semua revisi disetujui, kamu akan mendapat Letter of Acceptance (LoA) resmi. Artikel kemudian masuk proses produksi: copyediting → proof → online first → indexing di Scopus database.
3. Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
- Submit ke jurnal yang scopenya tidak sesuai — dijamin reject tanpa review
- Plagiarisme tinggi (>20%) — artikel langsung ditolak
- Tidak mengikuti author guideline — dikembalikan sebelum masuk review
- Abstract yang lemah — reviewer tidak tertarik melanjutkan baca
- Tidak merespons revisi dengan serius — article rejected setelah major revision
- Simultaneous submission — kirim ke beberapa jurnal sekaligus — ini melanggar etika akademik
- Referensi tidak relevan atau terlalu lama — menurunkan kredibilitas penelitian
4. Checklist Sebelum Submit Jurnal Scopus
- Jurnal terindeks Scopus sudah diverifikasi di scopus.com/sources
- Scope jurnal sesuai dengan topik artikel
- Naskah sudah disesuaikan dengan author guideline dan template
- Similarity index Turnitin sudah di bawah 15%
- Bahasa Inggris sudah diproofread
- Abstract sudah ditulis dengan baik (250–350 kata)
- Keywords sudah dipilih dengan tepat (5–8 kata kunci)
- Semua referensi terformat sesuai gaya yang diminta jurnal
- Cover letter sudah disiapkan
- Declaration of authorship dan conflict of interest statement sudah ada
5. Cara Publikasi Jurnal Scopus dengan Bantuan Inpublika
Jika prosesnya terasa terlalu rumit atau kamu tidak punya waktu, Inpublika siap mendampingi seluruh proses cara publikasi jurnal scopus dari awal hingga artikel terbit.
Tim Inpublika yang terdiri dari Mendeley Advisor dan Certified Editor berpengalaman akan membantu: pemilihan jurnal yang tepat, editing template, proofreading, submit, monitoring review, pendampingan revisi, hingga LoA dan penerbitan resmi.
📘 Bingung Cara Publikasi Jurnal Scopus?
Tim Inpublika siap mendampingi dari A sampai Z — garansi 100% terbit, biaya transparan.
Konsultasi Gratis Sekarang →
